Meski manusia memiliki bermilyar-milyar sel otak, baru sebagian
potensinya yang digunakan. Padahal kerja otak dapat dioptimalkan. Salah satu
yang disarankan ahli adalah dengan melakukan senam otak selain stimulasi yang
tepat oleh lingkungan terdekat. Senam otak diyakini mampu meningkatkan
kinerja otak kanan dan otak kiri, menjembatani otak kiri dan kanan dalam
membentuk sinergi, juga menghindari anak dari stres.
Tentu saja stimulasi otak perlu dibarengi asupan nutrisi lengkap yang tepat porsinya. Bagaimana memenuhinya? Perhatikan gizi ibu dan bayi sejak dalam kandungan. Hindari makanan yang mengandung zat pengawet, pewarna, alkohol, atau zat kimia lain yang berbahaya. Hal ini untuk menjaga pertumbuhan sel-sel otak. Otak anak mencapai pertumbuhan dan perkembangan paling pesat di usia 2 tahun. Lalu dilanjutkan di usia berikutnya dengan laju yang lebih lambat. Untuk pembentukan jaringan sel-sel otak, dibutuhkan asam lemak poly unsaturated fatty acid atau asam lemak tidak jenuh rantai panjang adalah DHA (Decosahexanoic Acid) dan AA (Arachidonnic Acid). Kedua zat ini (dan masih banyak zat-zat lain yang bermanfaat) terkandung dalam ASI dengan komposisi yang benar-benar pas bagi anak.
Jauhkan Stres
Penelitian Victor Carrion dari Stanford University Medical Center (AS) mengungkapkan, tekanan yang berlebihan membuat seseorang mengalami stres, termasuk anak-anak. Stres mengakibatkan anak sulit berkosentrasi, tak bisa tenang dan gagal menunjukkan kinerja otak yang optimal. Lantaran itu, tidak dibenarkan jika orangtua menuntut anak terlalu tinggi. Yang diperlukan adalah pola asuh penuh kasih sayang tetapi tetap dengan batasan.
Tentu saja stimulasi otak perlu dibarengi asupan nutrisi lengkap yang tepat porsinya. Bagaimana memenuhinya? Perhatikan gizi ibu dan bayi sejak dalam kandungan. Hindari makanan yang mengandung zat pengawet, pewarna, alkohol, atau zat kimia lain yang berbahaya. Hal ini untuk menjaga pertumbuhan sel-sel otak. Otak anak mencapai pertumbuhan dan perkembangan paling pesat di usia 2 tahun. Lalu dilanjutkan di usia berikutnya dengan laju yang lebih lambat. Untuk pembentukan jaringan sel-sel otak, dibutuhkan asam lemak poly unsaturated fatty acid atau asam lemak tidak jenuh rantai panjang adalah DHA (Decosahexanoic Acid) dan AA (Arachidonnic Acid). Kedua zat ini (dan masih banyak zat-zat lain yang bermanfaat) terkandung dalam ASI dengan komposisi yang benar-benar pas bagi anak.
Jauhkan Stres
Penelitian Victor Carrion dari Stanford University Medical Center (AS) mengungkapkan, tekanan yang berlebihan membuat seseorang mengalami stres, termasuk anak-anak. Stres mengakibatkan anak sulit berkosentrasi, tak bisa tenang dan gagal menunjukkan kinerja otak yang optimal. Lantaran itu, tidak dibenarkan jika orangtua menuntut anak terlalu tinggi. Yang diperlukan adalah pola asuh penuh kasih sayang tetapi tetap dengan batasan.
